Dediariantina’s Weblog

Mei 2, 2012

PEMEKARAN LANTAI SAMUDRA

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 5:46 am

Hipotesa tentang pemekaran lantai samudra pertama kali dekemukakan oleh Harry Hess pada tahun 1960 dalam tulisannya yang berjudul “Essay in geopoetry describing evidence for sea-floor spreading”. Dalam tulisannya itu diuraikan bukti-bukti dari adanya suatu pemekaran lantai samudra pada pematang tengah samudra (mid oceanic ridges). Hipotesa tentang pemekaran lantai samudra pada dasarnya adalah hipotesa yang mengganggap bahwa bagian kulit bumi yang ada di dasar samudra Atlantik tepatnya di pematang tengah samudra mengalami pemekaran yang disebabakan oleh gaya tarikan (tensional force) yang digerakkan oleh arus konveksi pada mantel bumi (astenosfer). Karena terjadinya pemekaran dan terbukanya lempeng samudra maka magma naik dan memeku, sehingga batuan makin dekat dengan pematang tengah samudra berumur lebih muda dari batuan di luarnya.
Hipotesa tentang adanya pemekaran lantai samudra juga didukung dari data kemagnetan purba (paleomagnetism) dan penentuan umur batuan (rock-dating). Kemagnetan purba adalah ilmu yang mempeajari polaritas arah mganet bumi purba yang terekam pada mineral yang ada di batuan saat batuan tersebut membeku. Seperti diketahui bahwa mineral-mineral yang menyusun batuan seperti magnetit akan merekam arah magnet bumi saat mineral tersebut terbentuk (membeku) yaitu pada temperatur sekitar 5800 C yang disebut sebagai temperatur Currie.
Dari batuan yang diambil dari tengah pematang tengah samudra sampai pada tepi samudra kemudian diteliti mineral yang dikandungnnya menunjukkan arah polaritas dari magnet bumi berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu yaitu ada normal magnet dan reverse magnet dalam selang waktu 400.000 tahun sekali. Polaritas arah magnet bumi yang terekam pada batuan di pematang tengah samudra juga bisa dipakai untuk merekonstruksi posisi awal dari benua (seperti Amerika dan Afrika).
Pada pemekaran samudra meskipun luas samudra menjadi semakin luas, akan tetapi volume atau luas permukaan bumi tetap. Sehingga harus ada bagian kerak bumi di daeah lain yang menyusup masuk ke dalam bumi.
Pemekaran lantai samudra ini merupakan proses pemisahan dua lempeng yang bergerak saling menjauh. Karena pergerakan yang saling menjauh dari lempeng ini membuat adanya retakan yang terbentuk antara lempeng. Di sekitar lempeng tersebut akan terjadi gempa. Pada celah retakan tersebut magma naik dan keluar ke lantai samudra dan kemudian membeku dan akhirnya membentuk gunung api bawah laut.
Ketika magma kontak dengan air maka magma menjadi mendingin dan mengeras, menambah tepi pada sisi pergerakan lempeng. Penumpukan magma yang keluar dari rekahan tersebut yang akhirnya membentuk suatu rangkaian panjang gunung yang perlahan-lahan terbentuk pada lantai samudra. Rangkain pegunungan ini disebut oceanic ridge.
Pada batas dimana lempeng bergerak memisah akan ada zona kontruktif. Karena kerak baru terbetuk pada pematang tengah samudra dan menambah lantai samudra. Secara perlahan-lahan memanjang sehingga ukuran pada lempeng ini juga meningkat. Pada tempat lain akan terjadi penyempitan permukaan bumi yaitu pada zona subduksi.
Contoh dari sebuah oceanic ridge adalah Mid-Atlantic Ridge. Ini adalah satu bagian dari sebuah sistem dari mid-oceanic ridges dengan rentang 50.000 mil melalui samudra. Gunung bawah laut dari ridge mungkin tidak lebih dari 2 mil diatas dari dasar laut sekitarnya.

April 24, 2012

Eksplorasi Energi Panas Bumi Dengan Metode Geolistrik

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 12:49 pm

Geothermal atau panas bumi merupakan energi alternatif yang ada sekarang, dengan keadaan sumber minyak dan gas bumi yang semakin langka. Di Indonesia sumber energi panas bumi juga tersebar di banyak tempat, tetapi belum semuanya dieksplorasi apalagi di ekploitasi. Diperkirakan Indonesia mempunyai potensi sumber daya sekitar 20.000 MW sumber panasbumi. Sampai saat ini baru sekitar 3,04% dari sumber daya yang ada atau kurang dari 1000 MW yang sudah dieksplorasi. Hal ini disebabkan biaya untuk eksploitasi sumber panas bumi masih tergolong belum ekonomis, karena besarnya biaya produksi dibandingkan harga jual.
Geothermal dapat diartikan sebagai jumlah kandungan panas yang tersimpan dalam bumi yang membentuk sistem panas bumi yang telah ada sejak awal bumi terbentuk. Suatu sistem panas bumi merupakan merupakan sistem hidritermal, yaitu sistem pemanasan air dimana panas bumi memanaskan air yang terkumpul, sehingga persyaratan sistem panas bumi yaitu adanya air, batuan pemanas, batuan sarang dengan porositas yang tinggi, dan batuan penutup yang berfungsi menahan agar panas tidak keluar dari tempat tersebut.
Metode yang paling sering digunakan untuk penelitian dan eksplorasi panas bumi adalah metode geolistrik, khususnya dengan mendeteksi tahanan jenis dari suatu daerah yang diteliti. Hal ini bermanfaat karena dapat menentukan distribusi tahanan jenis dari batuan-batuan yang ada di bawah permukaan bumi dengan itu dapat diinterpretasi material-material yang ada di permukaan bumi.
Metode tahanan jenis terutama sangat berguna untuk daerah-daerah yang mempunyai kontras atau perbedaan tahanan jenis yang cukup jelas dengan daerah sekitarnya, seperti pada daerah suber daya panas bumi.
Dengan metode geolistrik, struktur di bawah permukaan daerah panas bumi dapat dipetakan guna penyelidikan panas bumi. Struktur ini dapat diperlihatkan melaui penampang tahanan jenis dari struktur bawah permukaan bumi yang mencerminkan sifat fisik dari lapisan di dalam permukaan daerah tersebut.

Metode geolistrik dilakukan dengan pengukuran beda potensial pada titik-titik di permukaan yang dilakukan dengan produksi langsung arus yang dialirkan ke bawah permukaan. Hal ini dilakukan guna mengetahui perbedaan-perbedaan atau kontras tahanan jenis material di bawah permukaan bumi dan kemudian digunakan untuk mengiterpretasi material-material yang ada di bawah permukaan bumi.
Berdasarkan tujuan dan cara pengubahan jarak elektroda, survey geofisika dibagi menjadi dua yaitu mapping dan sounding.
Pada mapping digunakan untuk mengetahui persebaran tahanan jenis dari material secara lateral atau horizontal pada kedalaman tertentu di bawah permukaan bumi. Jarak antar elektroda dibuat tetap sesuai dengan kedalaman daya penetrasi atau kedalaman tempat yang ingin dideteksi tahanan lateralnya, kemudian susunan elektroda dipindahkan menurut jalur urutan tertentu.
Pada sounding digunakan untuk mendeteksi perbedaan tahanan jenis material di bawah permukaan bumi secara vertikal, jarak antar elektroda diperbesar pada suatu arah bentangan pada suatu titik tertentu.

Gambar 2. Skema metode tahanan jenis metode Schlumberger

Konfigurasi geolistrik Schlumberger yang biasa digunakan bertujan untuk mengidentifikasi diskontinuitas lateral atau anomali konduktif lokal. Arus dinjeksikan melalui elektroda AB, dan pengukuran beda potensialnya dilakukan pada elektroda MN, dimana jarak elektroda arus (AB) jauh lebih besar dari jarak elektroda tegangan (MN).
Karena sifat bumi yang umumnya berlapis, sehingga lapisan yang diukur tidak homogen, dengan keadaan ini bisanya tahanan jenis yang terukur itu adalah tahanan jenis semu atau apparent resistivity.
Besar tahanan jenis semu dipengaruhi oleh konfigurasi elektroda yang digunakan, hal ini disebabkan karena setiap konfigirasi elektroda memiliki faktor yang berbeda dalam perhitungan penentuan tahanan jenis semu berdasarkan pada susunan dari elektrodanya.

Referensi

Sulistyarini, Ika Yulia. 2011. “Aplikasi Metode Geolistrik
Dalam Survey Potensi Hidrothermal (Studi Kasus: Sekitar Sumber Air Panas Kasinan Pesanggrahan Batu)”.www.nitropdf.com/Jurnal Neutrino.
Minarto, Eko. – . Pemodelan Inversi Data Geolistrik Untuk Menentukan Struktur Perlapisan Bawah Permukaan Daerah Panasbumi Mataloko. http://www.its.ac.id/Penelitian 4

November 23, 2008

Seragam Pramuka

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 1:06 am

Banyak hal yang dapat kita pelajari dari pramuka mulai dari cara berorganisasi, melatih mental dan fisik, juga kita dapat wawasan tentang alam dan pengalaman yang menyenangkan.

Sekarang saya akan menjelaskan sedikit tentang pramuka. sebelum dikenal kata pramuka di Indonesia dikenal istilah kepanduan yang berasal dari kata scout yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pramuka merupakan singkatan dari praja muda karana.

Pramuka mengunakan pakaian coklat (baju coklat muda dan celana coklat tua). pramuka menggunakan tutup kepala yaitu baret yang berwarna coklat dan tatop (tanda topi) yang berwarna dasar kuning untuk golongan penegak. tanda topi dipasang pada baret di bagian depan kiri dan baret dimiringkan ke arah kanan.
Di bagian leher pramuka menggunakan kacu dengan warna merah dan putih yang melambangkan salah satu atribut negara kita yaitu bendera merah putih dengan cicin kacu berwarna kuning untuk golongan penegak.
pada golongan penegak pada bahu dipasang tanda kecakapan umum (kalau punya) yaitu penegak bantara, laksana, dan garuda. pada lengan kiri dipasang tanda saka (satuan karya) dan tanda kridanya, di lengan kanan dipasang tanda lokasi (kwarcab, kwarda, dan gugus depan) jika sudah mempunyai kecakapan khusus tandanya juga dipasang di lengan kanan maksimal 5 tanda kecakapan khusus (TKK) selebihnya dipasang di selempang dan selempang digunakan di setiap kegiatan pramuka.
Di kantong kiri dipasang tanda pelantikan pramuka dan di atas kantong kanan dipasang nama dan tanda pramuka sedunia yaitu wosem (world organization of scout movement). Bagian bawah menggunakan celana coklat tua, sepatu dan kaos warna hitam.

November 1, 2008

SEJARAH PENDIDIKAN SAYA

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 6:29 am

Saya pertama kali bersekolah di SD N No. 1 Gobleg pada tahun 1998 selama 6 tahun dan lulus pada tahun 2004 kemudian saya melanjutkan pendidikan ke SMPN 2 Banjar pada tahun 2004 dan bersekolah selama 3 tahun sampai akhirnya lulus ujian nasional pada tahun 2007 selanjutnya saya bersekolah di SMAN 1 Singaraja pada sampai saat ini saya masih bersekolah di SMAN 1 Singaraja

Soal Babak Penyisihan Gelegar Laga Phythagoras 2007

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 6:22 am

1. Sebatang kawat yang panjangnya 46 cm digunakan seluruhnya untuk membuat kerangka seperti terlihat pada gambar di bawah ini. ABCDEF merupakan segi enam beraturan, titik S dan T masing-masing merupakan titik tengah sisi BC dan EF. Berapakah panjang TB ?

D

E C

T S

F B

A

A. cm

B. cm

C. cm

D. cm

2. Jika , maka ….

A. 3

B. 6

C. 9

D. 18

3. Jika m menyatakan jumlah semua bilangan prima yang kurang dari 60 sedangkan n menyatakan banyaknya bilangan kelipatan lima antara 1 sampai dengan 101. Maka nilai dari m + n adalah ….

A. 458

B. 460

C. 511

D. 517

4. Bilangan bulat tak negetif yang kurang dari 17 dan habis dibagi 2 ada sebanyak ….

A. 7 buah

B. 8 buah

C. 9 buah

D. 10 buah

5. Oka memerlukan waktu 3 jam lebih cepat untuk membersihkan gedung dibandingkan Wija. Ketika bekerja bersama keduanya dapat membersihkan gedung dalam waktu 2 jam. berapa jam waktu yang diperlukan Wija untuk membersihkan gedung jika ia bekerja sendiri ?

A. 1 jam

B. 2 jam

C. 3 jam

D. 6 jam

6. nilai dari

A. 2006

B. 2007

C. 2008

D. 2009

7. Suatu barisan bilangan didefinidikan dengan untuk semua bilangan bulat n. Nilai a0 = ….

A. -2007

B. 0

C. 1

D. 2007

8. Jika dinyatakan dalam bentuk desimal, maka digit ke-2007 di belakang koma adalah ….

A. 2

B. 3

C. 6

D. 7

9. Bilangan kuadruplus adalah bilangan asli dalam bentuk dua digit diikuti oleh hasil kuadrat bilangan pertama ditambah bilangan kedua. Sebagai contoh, 32 + 5 = 14, maka 3514 adalah bilangan kuadruplus, 42 + 0 = 16, maka 4016 adalah bilangan kuadruplus. Catatan : digit pertama bilangan kuadruplus tak boleh nol. Berapakah selisih antara bilangan kuadruplus terbesar dan bilangan kuadruplus terkecil ?

A. 8980

B. 9878

C. 9889

D. 9980

10. Notasi ­­­ menyatakan bilangan bulat terbesar yang kurang dari atau sama dengan bilangan real x . Contoh : ; . Nilai dari

A. 0

B. 1

C. 2

D. 4

11. Perhatikan gambar berikut :

C

10 cm

A D 6 cm B

Panjang BD = 6 cm dan AC = BC = 10 cm. Jika sudut ACB = α , maka nilai dari cos α = ….

A.

B.

C.

D.

12. Jika

maka ….

A. a3 + 3ab ­­– 2b = 0

B. a3 + 3ab ­­+ 2b = 0

C. a3 – 3ab ­­– 2b = 0

D. a3 + 3ab + 2b = 0

13. Banyaknya penyelesaian real dari persamaan x3 – x2 + 4x – 4 = 0 adalah ….

A. 0 buah

B. 1 buah

C. 2 buah

D. 3 buah

14. Diketahui f ( x ) = 2x( x – 1 ). Untuk f (x) ≠ 0 maka

A. f (x) – 2

B. f (x) – 4

C. f (x) + 4

D. 2 f (x) – 4

15. Beras A seharga Rp 6.000,00 per kg dicampur dengan beras B seharga Rp 4.500,00 per kg untuk memperoleh 30 kg beras campuran seharga Rp 5.000,00 per kg. Berapa kg beras A yang digunakan ?

A. 10 kg

B. 15 kg

C. 20 kg

D. 25 kg

16. Jika p100 = 10050, maka jumlah kuadrat semua bilangan real p yang memenuhi adalah ….

A. 0

B. 50

C. 100

D. 200

17. Perhatikan gambar berikut :

P

Q

Gambar diatas menunjukkan permukaan 12 kolam yang berbentuk persegi dan permukaan sebuah kolam berbentuk persegi panjang. Di pinggir kolam-kolam tersebut terdapat jalan setapak. Pythagoras hendak berjalan dari titik P menuju Q melalui jalan setapak di pinggir kolam tersebut. Berapakah banyaknya jalan terpendek yang dapat ditempuh oleh Pythagoras dari titik P ke titik Q ?

A. 70

B. 66

C. 60

D. 56

18. Jika a2 + ab + a = 5 dan b2 +ab + b = 7 maka semua nilai yang mungkin untuk a + b adalah ….

A. – 4

B. – 3

C. – 3 atau 4

D. – 4 atau 3

19. Perhatikan gambar berikut :

B

A S T C

Jika dan panjang AB = 2 cm serta BC = 4 cm maka luas daerah segitiga ABS = ….

A. cm2

B. cm2

C. cm2

D. cm2

20. Bentuk sederhana dari : merupakan bilangan ….

A. Irasional positif

B. Irasional negatif

C. Bulat positif

D. Bulat negatif

21. Suatu jajar genjang ABCD memiliki kordinat A(-2,1) , B(1,-3), dan C(4,2). Luas jajar genjang tersebut adalah

A. 13,5 satuan luas

B. 14,5 satuan luas

C. 27 satuan luas

D. 29 satuan luas

22. Perhatikan gambar berikut !

Terdapat tujuh buah lingkaran l1 kongruen dengan jari-jari 2 cm terletak bersinggungan seperti terlihat pada gambar dan sebuah lingkaran l2 menyinggung keenam sisi lingkaran l1. Luas daerah yang diasir adalah ….

A. cm2

B. cm2

C. 8π cm2

D. 12π cm2

23. Perhatikan gambar berikut !

(i) (ii) (iii)

Selembar kertas berbentuk persegi panjang dengan panjang 40 cm dan lebar 80 cm. Kertas tersebut kemudian dilipat sepanjang diagonalnya, sehingga terdapat bagian kertas yang berimpit dan bagian kertas yang tidak berimpit seperti terlihat pada gambar (ii). Selanjutnya bagian kertas yang tidak berimpit dipotong dan yang berimpit dibuka kembali sehingga berbentuk belah ketupat seperti gambar (iii). Berapakah luas daerah belah ketupat tersebut ?

A. 2500 cm2

B. 2000 cm2

C. 1500 cm2

D. 1000 cm2

24. Penyelesaian dari pertidaksamaan untuk x R adalah ….

A. x ≤ 9

B. – 5 < x ≤ – 1

C. – 5 ≤ x ≤ 9

D. – 5 < x ≤ 9

25. Perhatikan gambar jaring-jaring suatu bangun ruang berikut !

Jaring-jaring di atas terdiri atas empat buah segitiga sama sisi yang kongruen dengan sisi 12 cm. Berapakah volume bangun ruang yang jaring-jaringnya terlihat seperti gambar di atas ?

A. cm3

B. cm3

C. 216 cm3

D. 432 cm3

26. Jika , maka ….

A.

B.

C.

D. b

27. Berapakah banyaknya seluruh segitiga yang terdapat pada gambar di bawah ini ?

A. 10 buah

B. 11 buah

C. 35 buah

D. 37 buah

28. Diberikan persamaan (m-2)x2 – nx + m = 0, jika hasil kali akar-akarnya merupakan bilangan bulat positif, maka banyaknya nilai m yang memenuhi adalah ….

A. 1 buah

B. 2 buah

C. 3 buah

D. 4 buah

29. Hasil kali akar-akar persamaan adalah ….

A. – 1

B. 0

C. 1

D. 2

30. Dalam suatu kelas, bagian siswanya adalah pria. Jika ke dalam kelas tersebut ditambahkan 4 siswa pria dan 4 siswa wanita maka bagian siswanya adalah wanita. Banyaknya siswa mula-mula dalam kelas tersebut adalah ….

A. 30

B. 32

C. 34

D. 36

31. Misalkan suatu fungsi f : N → N, dengan N himpunan bilangan asli. Jika fingsi f memenuhi

(i) f ( x + y ) = f ( x ) + f ( y ) + 2xy

(ii) f ( 1 ) = 1

Maka nilai dari f (11) – f (9) = ….

A. 20

B. 30

C. 40

D. 50

32. Jika p2 – 3p – 1 = 0, maka nilai dari

A. 27

B.

C. 19

D. 13

33. Diketahui segitiga ABC siku-siku di C dengan AC = 15 cm dan BC = 20 cm. Dari titik C ditarik garis sehingga memotong AB di D. Jika panjang AD sama dengan 15 cm, maka panjang CD adalah ….

A. cm

B. cm

C. cm

D. cm

34.

A.

B.

C.

D. 2

35. Jika dua buah lingkaran dan dua buah garis lurus berlainan digambar pada selembar kertas, maka titik potong yang akan terjadi paling banyak ada ….

A. 9 buah

B. 10 buah

C. 11 buah

D. 12 buah

36. Dua buah dadu seimbang bersisi enam di tos sekali. Peluang munculnya jumlah mata dadu sama dengan 7 adalah ….

A.

B.

C.

D.

37. Jika p adalah faktor prima terbesar dari 2007, maka p2 = ….

A. 49729

B. 47929

C. 81

D. 9

38.

Tiap diagram pada gambar di atas memperlihatkan kesetimbangan beban yang menggunakan beban yang berbeda-beda. Berapa banyak yang dibutuhkan agar seimbang dengan sebuah ?

A. 1 buah

B. 2 buah

C. 4 buah

D. 6 buah

39. Notasi n! artinya 1 x 2 x 3 x 4 x …. x n .

Contoh : 4! = 1 x 2 x 3 x 4 = 24.

Nilai dari

A. 2007

B. 2008

C. 2009

D. 2010

40. Banyak bilangan prima dua digit yang tetap menjadi bilangan prima jika digitnya dipertukarkan adalah ….

A. 8

B. 9

C. 10

D. 11

41. Jika operasi “ * ” terhadap bilangan real positif didefinisikan sebagai , maka nilai dari 6* (6*6) =….

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

42. Jika maka nilai dari = ….

A.

B.

C.

D. 1 – a2

43. Perhatikan gambar berikut

D M C

S T

A N B

ABCD merupakan trapesiaum sama kaki. Titik M dan N masing-masing merupakan tengah-tengah CD dan AB. Panjang DS = CT = 4cm, sedangkan panjang AS = BT = 6 cm. Jika panjang AB = 6 cm dan CD = 18 cm, maka luas daerah segi empat NTMS adalah ….

A. 26,4 cm2

B. 43,2 cm2

C. 52,8 cm2

D. 105,6 cm2

44. Untuk daerah difinisinya, maka bentuk sederhana dari

A.

B.

C. x

D. 1

45. Siswa dalam sebuah kelas yang terdiri dari 36 orang memiliki kegenaran mata pelajaran yang berbeda-beda. 17 orang suka Matematika, 14 orang suka Bahasa Inggris, 7 orang suka Matematika dan Bahasa Inggris, 8 orang suka Matematika dan Bahasa Daerah, 6 orang suka Bahasa Inggris dan Bahasa Daerah, 5 orang suka ketiganya, dan 8 orang tidak suka ketiga mata pelajaran tersebut. Banyaknya siswa yang hanya gemar pada Bahasa Daerah adalah ….

A. 4 orang

B. 7 orang

C. 9 orang

D. 13 orang


***** GOOD LUCK *****

1. Sebatang kawat yang panjangnya 46 cm digunakan seluruhnya untuk membuat kerangka seperti terlihat pada gambar di bawah ini. ABCDEF merupakan segi enam beraturan, titik S dan T masing-masing merupakan titik tengah sisi BC dan EF. Berapakah panjang TB ?

D

E C

T S

F B

A

A. cm

B. cm

C. cm

D. cm

2. Jika , maka ….

A. 3

B. 6

C. 9

D. 18

3. Jika m menyatakan jumlah semua bilangan prima yang kurang dari 60 sedangkan n menyatakan banyaknya bilangan kelipatan lima antara 1 sampai dengan 101. Maka nilai dari m + n adalah ….

A. 458

B. 460

C. 511

D. 517

4. Bilangan bulat tak negetif yang kurang dari 17 dan habis dibagi 2 ada sebanyak ….

A. 7 buah

B. 8 buah

C. 9 buah

D. 10 buah

5. Oka memerlukan waktu 3 jam lebih cepat untuk membersihkan gedung dibandingkan Wija. Ketika bekerja bersama keduanya dapat membersihkan gedung dalam waktu 2 jam. berapa jam waktu yang diperlukan Wija untuk membersihkan gedung jika ia bekerja sendiri ?

A. 1 jam

B. 2 jam

C. 3 jam

D. 6 jam

6. nilai dari

A. 2006

B. 2007

C. 2008

D. 2009

7. Suatu barisan bilangan didefinidikan dengan untuk semua bilangan bulat n. Nilai a0 = ….

A. -2007

B. 0

C. 1

D. 2007

8. Jika dinyatakan dalam bentuk desimal, maka digit ke-2007 di belakang koma adalah ….

A. 2

B. 3

C. 6

D. 7

9. Bilangan kuadruplus adalah bilangan asli dalam bentuk dua digit diikuti oleh hasil kuadrat bilangan pertama ditambah bilangan kedua. Sebagai contoh, 32 + 5 = 14, maka 3514 adalah bilangan kuadruplus, 42 + 0 = 16, maka 4016 adalah bilangan kuadruplus. Catatan : digit pertama bilangan kuadruplus tak boleh nol. Berapakah selisih antara bilangan kuadruplus terbesar dan bilangan kuadruplus terkecil ?

A. 8980

B. 9878

C. 9889

D. 9980

10. Notasi ­­­ menyatakan bilangan bulat terbesar yang kurang dari atau sama dengan bilangan real x . Contoh : ; . Nilai dari

A. 0

B. 1

C. 2

D. 4

11. Perhatikan gambar berikut :

C

10 cm

A D 6 cm B

Panjang BD = 6 cm dan AC = BC = 10 cm. Jika sudut ACB = α , maka nilai dari cos α = ….

A.

B.

C.

D.

12. Jika

maka ….

A. a3 + 3ab ­­– 2b = 0

B. a3 + 3ab ­­+ 2b = 0

C. a3 – 3ab ­­– 2b = 0

D. a3 + 3ab + 2b = 0

13. Banyaknya penyelesaian real dari persamaan x3 – x2 + 4x – 4 = 0 adalah ….

A. 0 buah

B. 1 buah

C. 2 buah

D. 3 buah

14. Diketahui f ( x ) = 2x( x – 1 ). Untuk f (x) ≠ 0 maka

A. f (x) – 2

B. f (x) – 4

C. f (x) + 4

D. 2 f (x) – 4

15. Beras A seharga Rp 6.000,00 per kg dicampur dengan beras B seharga Rp 4.500,00 per kg untuk memperoleh 30 kg beras campuran seharga Rp 5.000,00 per kg. Berapa kg beras A yang digunakan ?

A. 10 kg

B. 15 kg

C. 20 kg

D. 25 kg

16. Jika p100 = 10050, maka jumlah kuadrat semua bilangan real p yang memenuhi adalah ….

A. 0

B. 50

C. 100

D. 200

17. Perhatikan gambar berikut :

P

Q

Gambar diatas menunjukkan permukaan 12 kolam yang berbentuk persegi dan permukaan sebuah kolam berbentuk persegi panjang. Di pinggir kolam-kolam tersebut terdapat jalan setapak. Pythagoras hendak berjalan dari titik P menuju Q melalui jalan setapak di pinggir kolam tersebut. Berapakah banyaknya jalan terpendek yang dapat ditempuh oleh Pythagoras dari titik P ke titik Q ?

A. 70

B. 66

C. 60

D. 56

18. Jika a2 + ab + a = 5 dan b2 +ab + b = 7 maka semua nilai yang mungkin untuk a + b adalah ….

A. – 4

B. – 3

C. – 3 atau 4

D. – 4 atau 3

19. Perhatikan gambar berikut :

B

A S T C

Jika dan panjang AB = 2 cm serta BC = 4 cm maka luas daerah segitiga ABS = ….

A. cm2

B. cm2

C. cm2

D. cm2

20. Bentuk sederhana dari : merupakan bilangan ….

A. Irasional positif

B. Irasional negatif

C. Bulat positif

D. Bulat negatif

21. Suatu jajar genjang ABCD memiliki kordinat A(-2,1) , B(1,-3), dan C(4,2). Luas jajar genjang tersebut adalah

A. 13,5 satuan luas

B. 14,5 satuan luas

C. 27 satuan luas

D. 29 satuan luas

22. Perhatikan gambar berikut !

Terdapat tujuh buah lingkaran l1 kongruen dengan jari-jari 2 cm terletak bersinggungan seperti terlihat pada gambar dan sebuah lingkaran l2 menyinggung keenam sisi lingkaran l1. Luas daerah yang diasir adalah ….

A. cm2

B. cm2

C. 8π cm2

D. 12π cm2

23. Perhatikan gambar berikut !

(i) (ii) (iii)

Selembar kertas berbentuk persegi panjang dengan panjang 40 cm dan lebar 80 cm. Kertas tersebut kemudian dilipat sepanjang diagonalnya, sehingga terdapat bagian kertas yang berimpit dan bagian kertas yang tidak berimpit seperti terlihat pada gambar (ii). Selanjutnya bagian kertas yang tidak berimpit dipotong dan yang berimpit dibuka kembali sehingga berbentuk belah ketupat seperti gambar (iii). Berapakah luas daerah belah ketupat tersebut ?

A. 2500 cm2

B. 2000 cm2

C. 1500 cm2

D. 1000 cm2

24. Penyelesaian dari pertidaksamaan untuk x R adalah ….

A. x ≤ 9

B. – 5 < x ≤ – 1

C. – 5 ≤ x ≤ 9

D. – 5 < x ≤ 9

25. Perhatikan gambar jaring-jaring suatu bangun ruang berikut !

Jaring-jaring di atas terdiri atas empat buah segitiga sama sisi yang kongruen dengan sisi 12 cm. Berapakah volume bangun ruang yang jaring-jaringnya terlihat seperti gambar di atas ?

A. cm3

B. cm3

C. 216 cm3

D. 432 cm3

26. Jika , maka ….

A.

B.

C.

D. b

27. Berapakah banyaknya seluruh segitiga yang terdapat pada gambar di bawah ini ?

A. 10 buah

B. 11 buah

C. 35 buah

D. 37 buah

28. Diberikan persamaan (m-2)x2 – nx + m = 0, jika hasil kali akar-akarnya merupakan bilangan bulat positif, maka banyaknya nilai m yang memenuhi adalah ….

A. 1 buah

B. 2 buah

C. 3 buah

D. 4 buah

29. Hasil kali akar-akar persamaan adalah ….

A. – 1

B. 0

C. 1

D. 2

30. Dalam suatu kelas, bagian siswanya adalah pria. Jika ke dalam kelas tersebut ditambahkan 4 siswa pria dan 4 siswa wanita maka bagian siswanya adalah wanita. Banyaknya siswa mula-mula dalam kelas tersebut adalah ….

A. 30

B. 32

C. 34

D. 36

31. Misalkan suatu fungsi f : N → N, dengan N himpunan bilangan asli. Jika fingsi f memenuhi

(i) f ( x + y ) = f ( x ) + f ( y ) + 2xy

(ii) f ( 1 ) = 1

Maka nilai dari f (11) – f (9) = ….

A. 20

B. 30

C. 40

D. 50

32. Jika p2 – 3p – 1 = 0, maka nilai dari

A. 27

B.

C. 19

D. 13

33. Diketahui segitiga ABC siku-siku di C dengan AC = 15 cm dan BC = 20 cm. Dari titik C ditarik garis sehingga memotong AB di D. Jika panjang AD sama dengan 15 cm, maka panjang CD adalah ….

A. cm

B. cm

C. cm

D. cm

34.

A.

B.

C.

D. 2

35. Jika dua buah lingkaran dan dua buah garis lurus berlainan digambar pada selembar kertas, maka titik potong yang akan terjadi paling banyak ada ….

A. 9 buah

B. 10 buah

C. 11 buah

D. 12 buah

36. Dua buah dadu seimbang bersisi enam di tos sekali. Peluang munculnya jumlah mata dadu sama dengan 7 adalah ….

A.

B.

C.

D.

37. Jika p adalah faktor prima terbesar dari 2007, maka p2 = ….

A. 49729

B. 47929

C. 81

D. 9

38.

Tiap diagram pada gambar di atas memperlihatkan kesetimbangan beban yang menggunakan beban yang berbeda-beda. Berapa banyak yang dibutuhkan agar seimbang dengan sebuah ?

A. 1 buah

B. 2 buah

C. 4 buah

D. 6 buah

39. Notasi n! artinya 1 x 2 x 3 x 4 x …. x n .

Contoh : 4! = 1 x 2 x 3 x 4 = 24.

Nilai dari

A. 2007

B. 2008

C. 2009

D. 2010

40. Banyak bilangan prima dua digit yang tetap menjadi bilangan prima jika digitnya dipertukarkan adalah ….

A. 8

B. 9

C. 10

D. 11

41. Jika operasi “ * ” terhadap bilangan real positif didefinisikan sebagai , maka nilai dari 6* (6*6) =….

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

42. Jika maka nilai dari = ….

A.

B.

C.

D. 1 – a2

43. Perhatikan gambar berikut

D M C

S T

A N B

ABCD merupakan trapesiaum sama kaki. Titik M dan N masing-masing merupakan tengah-tengah CD dan AB. Panjang DS = CT = 4cm, sedangkan panjang AS = BT = 6 cm. Jika panjang AB = 6 cm dan CD = 18 cm, maka luas daerah segi empat NTMS adalah ….

A. 26,4 cm2

B. 43,2 cm2

C. 52,8 cm2

D. 105,6 cm2

44. Untuk daerah difinisinya, maka bentuk sederhana dari

A.

B.

C. x

D. 1

45. Siswa dalam sebuah kelas yang terdiri dari 36 orang memiliki kegenaran mata pelajaran yang berbeda-beda. 17 orang suka Matematika, 14 orang suka Bahasa Inggris, 7 orang suka Matematika dan Bahasa Inggris, 8 orang suka Matematika dan Bahasa Daerah, 6 orang suka Bahasa Inggris dan Bahasa Daerah, 5 orang suka ketiganya, dan 8 orang tidak suka ketiga mata pelajaran tersebut. Banyaknya siswa yang hanya gemar pada Bahasa Daerah adalah ….

A. 4 orang

B. 7 orang

C. 9 orang

D. 13 orang


***** GOOD LUCK *****

SEJARAH PENDIDIKAN SAYA

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 6:12 am

Saya pertama kali bersekolah pada tahun 1998 di SD No 1 Gobleg dan lulus pada tahun 2004 kemudian melanjutkan ke SMP N 2 Banjar dan lulus pada tahun 2007 kemudian melanjutkan ke SMA N 1 Singaraja sampai saat ini.

September 19, 2008

Hello world!

Filed under: Uncategorized — Dedi Ariantina @ 11:23 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.